Your cart is currently empty!
5 Gaya Desain Interior yang Cocok untuk Rumah Sewa: Estetik Tanpa Renovasi Permanen
Published
Categories

Menyewa rumah atau apartemen bukan berarti kamu harus tinggal di tempat yang terasa sementara dan tanpa karakter. Dengan memilih gaya desain interior yang tepat, kamu tetap bisa menciptakan hunian yang nyaman, estetik, dan mencerminkan kepribadian—tanpa harus renovasi besar-besaran atau melanggar aturan pemilik properti.
Berikut ini adalah 5 gaya desain interior yang paling cocok untuk rumah sewa atau apartemen sewaan. Semua bisa diterapkan dengan mudah, dan yang paling penting: bisa dibawa atau dipindahkan saat masa sewa selesai. Tidak perlu kepikiran bagaimana merawat properti yang sudah dipakai selama setahun penuh. Kamu hanya perlu menggunakannya kemudian mengembalikannya setelah kamu selesai sewa rumah atau apartemen.
1. Scandinavian: Ringan, Cerah, dan Fungsional
Sepertinya ini gaya sejuta umat deh. Yaitu gaya scandinavian. Gaya Scandinavian sangat ideal untuk rumah sewa karena tampilannya bersih, terang, dan tidak membutuhkan dekorasi berlebihan. Fokus utamanya adalah fungsionalitas, cahaya alami, dan warna netral.
:max_bytes(150000):strip_icc()/scandinavian-kitchen-a031b4be065042fb9ca015ddd6154359.jpg)
Ciri khas:
- Furniture berwarna putih atau kayu muda
- Tekstil seperti karpet lembut dan throw blanket
- Tanaman hijau sebagai aksen
Cocok untuk ruang kecil karena kesannya luas dan lega. Dan semua elemennya bisa dipindahkan dengan mudah saat kamu pindah rumah.
2. Japandi: Tenang dan Minimalis
Kalau kebetulan berada di Surabaya, sebuah kota yang cukup ramai aktivitas, namun tidak terlalu padat seperti di Jakarta, kamu pasti butuh ketenangan. Jadi gaya desain Japandi sepertinya cocok untuk diterapkan di interior rumah atau apartemen yang kamu sewa. Japandi adalah perpaduan antara gaya Jepang dan Skandinavia. Gaya ini menekankan pada kesederhanaan, keseimbangan, dan material alami. Sangat cocok untuk kamu yang ingin hunian sewa terasa tenang dan rapi.

Yang bisa kamu terapkan:
Karena furniturnya biasanya modular dan ringan, Japandi sangat fleksibel untuk rumah sewa.
- Meja kopi rendah
- Lemari atau rak dengan desain bersih dan ramping
- Warna hangat dan earthy tones seperti krem, beige, dan abu muda
3. Bohemian: Bebas Ekspresi dan Personal
Kalau kamu suka tampilan unik, penuh warna, dan personal, gaya boho bisa jadi pilihan. Bohemian memberi ruang bagi kreativitas tanpa batas—dan kamu bisa mengubahnya kapan saja tanpa renovasi.

Tips untuk rumah sewa:
- Gunakan karpet motif sebagai penutup lantai standar
- Tambahkan bantal warna-warni di atas sofa polos
- Gunakan macrame gantung, wall art kain, dan tanaman gantung
Tidak perlu mengecat atau mengebor tembok, cukup mainkan tekstil dan aksesoris.
4. Industrial Soft: Maskulin Tapi Tetap Hangat
Kamu nggak suka kerumitan? Nah gaya desain industrial bisa kamu terapkan pada rumah sewa atau apartemen kamu. Gaya industrial biasanya identik dengan bata ekspos dan pipa terbuka, tapi untuk rumah sewa, kamu bisa adaptasi versi “soft” tanpa renovasi.

Caranya:
- Pilih furniture dari material besi dan kayu rustic
- Tambahkan lampu gantung bergaya pabrik
- Gunakan rak besi atau laci logam sebagai penyimpanan
Jika tembok tidak bisa diubah, cukup tambahkan poster atau stiker dinding bertema urban.
5. Minimalis Modern: Rapi, Praktis, dan Estetik
Gaya ini sangat cocok untuk rumah sewa karena tidak memerlukan banyak perabot. Prinsip utamanya: less is more. Interior terlihat bersih, rapi, dan terorganisir. Cocok banget deh buat orang yang memiliki barang minim dan suka tempat yang luas dan fungsional.

Yang kamu butuhkan:
- Furniture multifungsi seperti meja lipat atau rak serbaguna
- Warna-warna netral
- Penyimpanan tertutup untuk menghindari kesan berantakan
Karena sedikit furniture yang digunakan, pindahan juga jadi lebih ringan dan cepat.
Tinggal di rumah sewa bukan berarti kamu harus mengorbankan kenyamanan dan estetika. Dengan memilih gaya desain interior yang tepat—seperti Scandinavian, Japandi, Boho, Industrial, atau Minimalis—kamu bisa menciptakan hunian yang stylish tanpa melanggar aturan pemilik atau melakukan perubahan permanen. Cukup dengan mengganti furniture-furniture yang diperlukan untuk penunjang desain interior, ini bisa banget mengubah gaya desain interior tempat kamu lho.
Semua bisa dilakukan dengan furniture sewa dan dekorasi yang mudah dilepas. Jadi, kamu tetap bisa “tinggal sementara” dengan rasa nyaman yang tak sementara.

Leave a Reply